Bagian-Bagian Tubuh Yang Akan Berubah Ketika Menaiki Pesawat

Bagian-Bagian Tubuh Yang Akan Berubah Ketika Menaiki Pesawat

Berita Terbaru Berlibur menggunakan pesawat merupakan cara yang ampuh karena dapat menghemat waktu. Berada di ketinggian dan ‘terbang’ bersama burung besi ternyata menimbulkan perubahan pada anggota tubuh manusia. Benarkah demikian? Ya, beberapa perubahan mungkin bisa langsung terasa namun sisanya gak jarang sering gak disadari terjadi. Penasaran apa saja ? Berikut ulasannya :

Bagian-Bagian Tubuh Yang Akan Berubah Ketika Menaiki Pesawat

Kaki
Ketika kita melakukan perjalanan dengan pesawat akan terjadi perubahan yang aneh pada kaki. Letaknya yang berada di bagian paling bawah tubuh membuat cairan tubuh cenderung menumpuk pada kaki sehingga menyebabkan rasa nyeri hingga keram. Kondisi ini dapat semakin parah bagi orang yang memiliki berat badan berlebih. Untuk mengatasinya coba gerakan kaki atau berjalan sesekali ke kamar mandi agar otot tidak kaku.

Betis
Saat melakukan penerbangan panjang durasi waktu duduk akan berpengaruh besar pada kondisi betis. Posisi duduk yang terlalu lama bisa membentuk gumpalan darah yang ringan namun bisa berakibat pada bengkak di tungkai. Untuk menghindarinya jangan lupa untuk mengganti posisi duduk.

Perut
Pernahkah kamu alami sakit perut saat berada di pesawat? Mungkin tubuh kalian cukup sensitif dengan ketinggian karena ini merupakan efek samping penerbangan terhadap perut. Kondisi perut akan membesar dan semakin parah bila banyak mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung gas, seperti kacang-kacangan, brokoli, jagung, kol, atau nasi.

Telinga
Telinga biasanya akan sangat terasa ketika pesawat akan lepas landas dan mendarat, udara dalam telinga akan membentuk vakum yang menyebabkan rasa sakit dan ngilu pada sebagian orang. Kondisi akan semakin terasa kurang nyaman saat kamu juga sedang mengalami flu.

Mulut
Situasi di dalam kabin pesawat secara otomatis sudah berbeda dari udara normal di ruangan terbuka. Perbedaan ini yang akan membuat mulut terasa kering dan dehidrasi sehingga timbul rasa haus berlebih selama melakukan perjalanan dengan pesawat. Meskipun begitu, mengonsumsi alkohol seperti yang kebanyakan disediakan di pesawat tidak bisa menjadi solusi dari situasi ini, alkohol justru akan membuat rasa haus dan tenggorokan serta mulut menjadi semakin kering.

Hidung
Udara yang kurang oksigen di dalam pesawat membuat anggota tubuh yang satu ini rentan mengalami flu atau penyakit ringan lainnya. Ini disebabkan oleh kurangnya kelembapan dalam pesawat sehingga bakteri dan virus mudah menyebar.

Gigi
Dan yang bisa mengalami perubahan ketika dalam pesawat adalah gigi. Perubahan udara dalam pesawat bisa menyebabkan munculnya kantong udara kecil yang terjebak di antara gigi berlubang, yang nantinya dapat memicu rasa sakit gigi dan nyeri yang mengganggu.

Bagaimana , sudah tahu kan sekarang? Semoga bisa menambah wacanamu ya !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *